Deskripsi
Program pendidikan Sarjana Kedokteran Hewan (SKH) merupakan program S1 dengan bobot SKS 155 SKS. Program pendidikan Sarjana Kedokteran Hewan FKH IPB dapat ditempuh selema 8-semester (16-minggu), yang masing-masing pokokbahasan terdiri 14 kali pertemuan dan dua kali periode ujian. Pada tahun pertama, mahasiswa FKH IPB harus mengikuti kuliah persiapan bersama. Kegiatan kuliah bersama dilakukan bersama-sama dengan mahasiswa dari fakultas lain di lingkunga IPB selama dua semester dengan jumlah kredit yang harus diselesaikan sebanyak 36 SKS. Tujuan pendidikan ini adalah untuk memberikan landasan yang kuat kepada mahsiswa terhadap pemahaman ilmu-ilmu dasar dan matematika, kimia. Fisika, biologi, sosiologi, ekonomi dan bahasa yang diperlukan dalam pemahan lebih dalam tentang pendidikan kedokteran hewan. Program pendidikan tahun kedua sampai dengan tahun ke empat berisikan pemahaman ilmu-ilmu dasar yang berkaitan dengan kondisi normal hewan, pemahaman mekanisme penyakit dan aspek aplikasi ilmu kedokteran hewan.
Lulusan SKH FKH IPB (S1) dapat langsung bekerja atau melanjutkan pendidikan melalui jalur:
- Program Pendidikan Profesi Dokter Hewan (PPDH)
- Program Pascasarjana
Tahap Pendidikan Profesi Dokter Hewan. Lulusan S1 (SKH) dapat mencapai gelar Dokter Hewan dengan mengikuti program PPDH dengan tambahan bobot 32 SKS.
Departemen FKH
AFF
Dengan mandat pengembangan di bidang biomedis dengan kajian anatomi, fisiologi, farmakologi dan toksikologi untuk pemahaman perkembangan, struktur, fungsi, mekanisme dan respon sistem tubuh serta perekayasaannya. Departemen ini memiliki 3 (tiga) Bagian, yakni: Bagian Fisiologi, Bagian Farmakologi dan Toksikologi, dan Bagian Anatomi, Histologi, Embriologi.
IPHK
Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang mikrobiologi, parasitologi, imunologi, epidemiologi dan kesehatan hewan masyarakat veteriner (hygiene pangan asal hewan, sanitasi dan zoonosis) untuk kepentingangan pengendalian penyakit hewan, lingkungan, dan masyarakat. Departeme ini memiliki 3 (tiga) bagian, yakni: Bagian Parasitologi dan Entomologi Kesehatan, Bagian Mikrobiologi Medik, dan Bagian Kesehatan Masyarakat veteriner.
KRP
Memiliki mandat pengembangan IPTEKS dalam bidang kemajiran klinik, reproduksi, kebidanan, kemajiran, patologim dan farmasi untuk peningkatan populasi, manajemen kesehatan, diagnose, dan tindakan pengobatan. Departemen ini memiliki 4 (empat) Bagian dan 1 (satu) Sub Bagian, yakni: Bagian Penyakit Dalam, dan Sub Bagian Farmasi, Bagian Bedah dan Radiologi, Bagian Reproduksi dan kebidanan, dan Bagian Patologi.
