1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer>

Berita

  • IPB Peduli Bencana Gunung Kelud: FKH Mengirimkan Tim Kesehatan Hewan -

    KEDIRI, fkh.ipb.ac.id - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak langsung oleh letusan Gunung Kelud (13 Februari 2014) yang lalu, FKH IPB sesuai dengan bidangnya telah mengirimkan Tim Pemeriksaan Kesehatan Hewan yang terdiri dari dokter hewan dan paramedik ke Kediri, Jawa Timur. Tim yang diketuai oleh Dr. Drh. Amrozi dengan anggota Dr. Drh. R. Harry Soehartono, MAppsS, Drh. Aulia Miftahur Rahman, Kosasih, Irfan Suryadi dan Chaerul Suparman telah bertugas dari tanggal 25-27 Februari 2014, melayani beberapa kecamatan yang berjarak 5-9 Km dari Puncak Gunung Kelud. Tim melakukan pelayanan berupa pemeriksaan kesehatan, pengobatan dan pemeriksaan status reproduksi dengan menggunakan ultrasonografi.

  • Mahasiswa FKH IPB menghadiri Munas Ikatan Mahasiswa Kedokteran Hewan Indonesia ke-XVI di Batu, Malang -

    MALANG, fkh.ipb.ac.id - Tujuh orang mahasiswa FKH IPB (Hasan Ashari, Yusuf Adi Nugroho, Riena Carlina, Nadhear Nadadyanha Dannar, Banu Ardhiyanto, Rizka Amalia, dan Lufna M. Tandiayuk) menghadiri Musyawarah Nasional Ikatan Mahasiswa Kedokteran Hewan Indonesia (MUNAS IMAKAHI) XVI di Batu, Malang (3-6/2).  Acara tersebut merupakan agenda rutin untuk melakukan evaluasi kinerja pengurus besar (PB) dan cabang (PC) IMAKAHI dan dihadiri oleh 98 anggota delegasi dari sepuluh universitas yang tergabung dalamkeanggotaan IMAKAHI.

  • Seminar Akademik: Isu Kesejahteraan Hewan dalam Perdagangan Ternak Dunia -

    BOGOR, fkh.ipb.ac.id – “Implementasi kesejahteraan hewan (animal welfare) berbeda-beda bergantung kepada jenis hewan dan negara yang melaksanakannya. Pelaksanaan kesejahteraan hewan akan berdampak pada kualitas produk yang dihasilkan serta memudahkan pelaksanaan pekerjaan”. Demikian beberapa hal yang disampaikan oleh Dr. Leisha Hewitt, seorang konsultan animal welfare dari Meat and Livestock (MLA)  Australia dalam seminar akademik yang disampaikan di FKH IPB Rabu (6/2).

  • Mahasiswa FKH IPB Mengikuti Global Health True Leader di Makasar -

    Makasar, 26 Januari 2014. Lima mahasiswa FKH IPB telah mengikuti program pelatihan untuk para calon pemimpin bangsa yang diberi nama Global Health True Leader pada tanggal 18-26 Januari 2014 di Makassar, Sulawesi Selatan. Program ini bertujuan utuk menyiapkan para generasi muda yang mampu menjadi pemimpin dalam bidang kesehatan, mampu menghadapi tantangan global, serta mampu berkontribusi dalam pemecahan masalah kesehatan baik di tingkat nasional maupun internasional.

  • IMAKAHI Cabang IPB Gelar PIMVETNAS 2013 -
    PIMVETNAS 2013 Sukses Digelar oleh IMAKAHI Cabang IPB
    Pengurus Ikatan Mahasiswa Kedokteran Hewan Indonesia (IMAKAHI) cabang IPB telah menyelenggarakan Pekan Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Hewan Nasional (PIMVETNAS) 2013 pada hari Minggu (22/12/13). Kegiatan ini merupakan program kerja lelangan nasional dari Pengurus Besar IMAKAHI yang dimasukkan dalam rangkaian kegiatan VISI (Veterinary Integrity and Skill Improvement) yang merupakan program kerja unggulan dari Pengurus IMAKAHI Cabang IPB.
    Tema kegiatan ini adalah “Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa Kedokteran Hewan dalam Penelitian Ilmiah Menuju Kemandirian dan Kesejahteraan Bangsa” yang bertujuan untuk meningkatkan totalitas, solidaritas, dan kualitas mahasiswa kedokteran hewan se-Indonesia melalui ide-ide kreatif dan inspiratif melalui suatu kompetisi. Kegiatan PIMVETNAS merupakan suatu rangkaian acara yang diawali dengan presentasi oleh tujuh finalis poster dan sebelas finalis essay ilmiah pada pukul 07.30-12.30 WIB dan dilanjutkan dengan Seminar Nasional pada pukul 13.00-17.30 WIB yang di ikuti oleh beberapa delegasi mahasiswa kedokteran hewan Indonesia, diantaranya Institut Pertanian Bogor, Universitas Hasanuddin, Universitas Udayana, Universitas Airlangga, Universitas Brawijaya, dan Universitas Gadjah Mada.
    PIMVETNAS dihadiri dan dibuka langsung oleh Dekan FKH IPB, Drh. Srihadi Agungpriyono Ph.D didampingi oleh Pembina IMAKAHI Cabang IPB, Prof. Dr. drh. Bambang Pontjo Priosoeryanto, MS, Ph.D, APVet. Seminar Nasional ini menghadirkan dua pembicara yaitu Prof. drh. Arief Boediono Ph.D (pakar Embriologi, Guru Besar Bidang Bioteknologi Embrio) dan Dr. drh. Abdul Adjid M.Si dari BBALITVET. Kedua pembicara ini menjelaskan mengenai penelitian di bidang kedokteran hewan. Pembicara dari BBALITVET mengatakan bahwa dokter hewan dapat menjadi peneliti dari berbagai jenjang. Selain itu, fasilitas yang ada di BBALITVET dan dukungan pemerintah menjadikan prospek peneliti yang lebih baik di masa depan. Prof. drh. Arief Boediono Ph.D membawakan materi mengenai bioteknologi embrio, embrio dapat di manipulasi demi kepentingan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Kedua pembicara sangat memotivasi para calon dokter hewan untuk menjadi peneliti, karena sampai saat ini jumlah peneliti masih sangat dibutuhkan untuk kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi Indonesia. Diskusi ini dipimpin oleh drh. Leni Maylina M.Si dosen muda FKH IPB yang interaktif.
    Puncak dari acara Seminar Nasional adalah pengumuman pemenang lomba poster dan essay ilmiah yang telah dinilai sebelumnya oleh juri yang pakar dalam penelitian, Dr. drh. Sri Murtini M.Si. Juara Pertama dan Kedua Poster Ilmiah diraih oleh delegasi dari IPB, sedangkan Juara Pertama Essay Ilmiah diraih oleh delegasi Universitas Udayana, selanjutnya Juara 2 dan Juara 3 Essay Ilmiah diraih oleh delegasi dari IPB.
    Nama-nama pemenang PIMVETNAS 2013 selengkapnya ialah:
    Aditia Dwi Cahyono selaku ketua panitia kegiatan ini dapat bernapas lega karena kegiatan berlangsung sesuai yang diharapkan. Hasan Ashari, ketua IMAKAHI Cabang IPB menambahkan bahwa ia bangga IMAKAI Cabang IPB telah sukses menjalankan acara PIMVETNAS 2013 yang merupakan acara nasional pertama yang diadakan oleh pengurus IMAKAHI cabang IPB. Pembina IMAKAHI Prof. Dr. drh. Bambang Pontjo Priosoeryanto, MS, Ph.D, APVet sangat mengapresiasi kegiatan PIMVETNAS ini, dan beliau berpesan untuk selalu menjalin networking dengan Pengurus Cabang IMAKAHI seluruh Indonesia. Ketua Pengurus Besar IMAKAHI, Bintang Perkasa, mengucapkan terimakasih dan selamat kepada Pengurus Cabang IMAKAHI IPB yang telah sukses melaksanakan kegiatan nasional ini. Selain itu, salah satu peserta yang merupakan delegasi dari Universitas Hasanuddin mengatakan acara PIMVETNAS ini merupakan suatu kegiatan yang menarik dan wajib diadakan setiap tahun untuk memperat silaturrahim calon kolega. Selain itu dia berharap semoga Universitas Hasanuddin dapat menjadi tuan rumah untuk kegiatan PIMVETNAS berikutnya.
    Acara ini tidak akan sukses tanpa dukungan dari berbagai pihak, yaitu sponsor dan media partner. Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada sponsor kegiatan, yaitu PT. IPB SHIGETA, JAPFA, MEDION, ROMINDO, CHAROEN PHOKPAND dan MAJALAH POULTRY, juga media partner GREEN TV, RADAR BOGOR, RRI Bogor, dan KORAN KAMPUS, yang telah memberikan dukungan sehingga acara ini dapat berjalan dengan sukses tanpa hambatan. [Ija dan Sri]

    3 Januari 2014. Pengurus Ikatan Mahasiswa Kedokteran Hewan Indonesia (IMAKAHI) cabang IPB telah menyelenggarakan Pekan Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Hewan Nasional (PIMVETNAS) 2013 pada hari Minggu (22/12/13). Kegiatan ini merupakan program kerja lelangan nasional dari Pengurus Besar IMAKAHI yang dimasukkan dalam rangkaian kegiatan VISI (Veterinary Integrity and Skill Improvement) yang merupakan program kerja unggulan dari Pengurus IMAKAHI Cabang IPB.

English

Workshop tentang Veterinary Educational Establishments di IPB International Convention Centre

30-31 Jan 2013. Veterinary educational establishments workshop (VEEW) telah dilaksanakan di IPB International Convention Centre, Bogor. Kegiatan tersebut merupakan kegiatan puncak dari kegiatan Training of  Trainer (TOT) tentang pemahaman dan implementasi kesejahteraan hewan yang telah dilaksanakan sebelumnya sejak 31 Oktober 2012 yang lalu.

Veterinary educational establishments workshop (VEEW) telah dilaksanakan di IPB International Convention Centre, Bogor pada 30-31 Januari 2013. Kegiatan tersebut merupakan kegiatan puncak dari kegiatan Training of Trainer (TOT) tentang pemahaman dan implementasi kesejahteraan hewan yang telah dilaksanakan sebelumnya sejak 31 oktober 2012 yang lalu.

VEEW juga merupakan ajang sosialisasi dan praktek langsung para trainee sebagai trainer. Pada kegiatan ini trainee mempresentasikan materi yang diperoleh selama pelatihan TOT kepada para peserta VEEW yang berasal dari seluruh perguruan tinggi yang pengampu program studi kedokteran hewan (IPB, UGM, UNAIR, UDAYANA, UNSYAH, UNHAS, UB, UNDANA, UNWIKU, dan UNTB), dinas provinsi (Jabar, Banten) dan MUI dengan total peserta sebanyak 68 orang. Pada workshop ini FKH IPB mengirimkan peserta sebanyak sepuluh orang.  Selain oleh trainee TOT, materi workshop juga diberikan oleh Dr Rastilav Kolesar dari OIE (Office International des Epizooties, World Organization for Animal Health) sebagai pelatih TOT yang memberikan satu chapter workshop dengan judul New Development of Slaughter.

Disamping kegiatan presentasi, VEEW juga dilakukan diskusi panel pada setiap akhir sesi presentasi.  Diskusi yang cukup menarik diantaranya adalah pada saat materi penyembelihan dengan menggunakan pemingsanan/stunning. Hal ini menjadi menarik karena sampai saat ini stunning masih menjadi perdebatan terutama berkaitan dengan prinsip penyembelihan yang halal. Dalam diskusi ini peserta workshop lebih banyak menanyakan mengenai stunning sehubungan dengan banyaknya masyarakat yang mempertanyakan kehalalan daging yang dipotong dengan metode stunning.

TOT Implementasi Kesejahteraan Hewan

TOT sendiri telah berlangsung sejak 31 oktober 2012 yang telah dilaksankan di Bogor,Bandung, Tanggerang, Tasikmalaya dan Subang. Kegiatan yang dimotori oleh Direktorat Kesmavet dan Pascapanen Departemen Pertanian RI bekerjasama dengan FKH-IPB dan OIE bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan implementasi kesejahteraan hewan terutama di rumah potong hewan termasuk selama proses transportasi.  FKH IPB diwakili dua orang staf pengajar yaitu Drh Fadjar Satrija MSc.,PhD dan drh Supratikno MSi, PAVet sebagai calon trainer. Peserta TOT dari institusi lain diantaranya adalah drh Ira Firgorita dan Drh Andi MM Hidayat dari DEPTAN, Drh Indriantari dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Barat dan Drh Rina Herviana  dari Dinas Provinsi Banten. Bertindak sebagai Observer pada kegiatan TOT adalah Ir. Sutrisno Jatmoko dari Dinas Peternakan Jawa Tengah dan Ir. Robby Agustiar. Selama TOT para peserta dilatih untuk menjadi Trainer dengan materi utama mengenai konsep stress dan distress, animal welfare, perilaku ternak, handling  ternak, transportasi, penampungan, penyembelihan dengan dan tanpa pemingsanan, serta desain dari peralatan mulai dari truk, lairage, gangway, restraining box dan rumah potong hewan.

 

Fakultas Kedokteran Hewan

Internal Link

Eksternal LINK

Agenda

Berita Sebelumnya