1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer>

Berita

  • Peringatan World Rabies Day 2014 -

    BOGOR, fkh.ipb.ac.id - Minggu (19/10) mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan IPB yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Kedokteran Hewan Indonesia (IMAKAHI) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKH IPB memperingati hari rabies seluruh dunia (World Rabies Day) yang jatuh tanggal 28 September. Acara ini merupakan kerjasama antara IMAKAHI FKH-IPB, BEM  FKH-IPB,  Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Jawa Barat II, dan Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies (CIVAS) dengan tema “Together Againts Rabies”.  Peringatan World Rabies Day tahun ini mendapat dukungan dari Dinas Pertanian Kota Bogor, Dinas Kelautan dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta, PT Zoetis, dan PT Tunas Daya Veteriner.

     

  • Kuliah dan Kunjungan ke Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU) Himpro Ornithologi dan Unggas -

    BOGOR, fkh.ipb.ac.id - Himpunan Minat dan Profesi (HIMPRO) Ornithologi dan Unggas bersama Dewan Keluarga Musholla (DKM) An-Nahl mengadakan kegiatan kuliah dan kunjungan  ke Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU).  Acara yang diadakan pada hari Sabtu, 1 November 2014 diikuti oleh mahasiwa FKH IPB angkatan 48, 49 dan 50. Selain untuk menambah wawasan dan meningkatkan kompetensi mengenai manajemen rumah potong hewan, acara ini juga merupakan langkah awal mempersiapkan dan membentuk calon dokter hewan yang berkompetensi tinggi dalam bidang perunggasan.

  • Mahasiswa FKH IPB Peringati Hari Ayam dan Telur Bersama Warga Sukawening, Bogor -

    BOGOR, fkh.ipb.ac.id - Himpunan Minat dan Profesi (HIMPRO) Ornithologi dan Unggas mengadakan acara pengabdian kepada masyarakat untuk memperingati Hari Ayam dan Telur (HAT) pada hari Minggu (19/10 2014) di Desa Sukawening, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Desa Sukawening merupakan desa binaan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Kedokteran Hewan IPB yang ternaung dalam program Bina Desa FKH IPB.

     

  • Seminar “Bulls Selection” -

    BOGOR, fkh.ipb.ac.id. Seminar akademik tentang proses penyeleksian sapi pejantan di Indonesia oleh Dr. John Bertram dari Meat and Livestock Australia dilaksanakan di Fakultas Kedokteran Hewan (11/4 2013). Materi yang disampaikan berjudul "Selecting bulls to improve beef production in Indonesia". Peserta yang hadir hingga lebih dari 130 orang yang berasal dari berbagai latar belakang seperti dari Balai Inseminasi Buatan Cipelang, Dosen FKH, dosen FAPET, mahasiswa PPDH FKH, mahasiswa S1 FKH dan FAPET IPB.

  • IPB Peduli Bencana Gunung Kelud: FKH Mengirimkan Tim Kesehatan Hewan -

    KEDIRI, fkh.ipb.ac.id - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak langsung oleh letusan Gunung Kelud (13 Februari 2014) yang lalu, FKH IPB sesuai dengan bidangnya telah mengirimkan Tim Pemeriksaan Kesehatan Hewan yang terdiri dari dokter hewan dan paramedik ke Kediri, Jawa Timur. Tim yang diketuai oleh Dr. Drh. Amrozi dengan anggota Dr. Drh. R. Harry Soehartono, MAppsS, Drh. Aulia Miftahur Rahman, Kosasih, Irfan Suryadi dan Chaerul Suparman telah bertugas dari tanggal 25-27 Februari 2014, melayani beberapa kecamatan yang berjarak 5-9 Km dari Puncak Gunung Kelud. Tim melakukan pelayanan berupa pemeriksaan kesehatan, pengobatan dan pemeriksaan status reproduksi dengan menggunakan ultrasonografi.

English

Workshop tentang Veterinary Educational Establishments di IPB International Convention Centre

30-31 Jan 2013. Veterinary educational establishments workshop (VEEW) telah dilaksanakan di IPB International Convention Centre, Bogor. Kegiatan tersebut merupakan kegiatan puncak dari kegiatan Training of  Trainer (TOT) tentang pemahaman dan implementasi kesejahteraan hewan yang telah dilaksanakan sebelumnya sejak 31 Oktober 2012 yang lalu.

Veterinary educational establishments workshop (VEEW) telah dilaksanakan di IPB International Convention Centre, Bogor pada 30-31 Januari 2013. Kegiatan tersebut merupakan kegiatan puncak dari kegiatan Training of Trainer (TOT) tentang pemahaman dan implementasi kesejahteraan hewan yang telah dilaksanakan sebelumnya sejak 31 oktober 2012 yang lalu.

VEEW juga merupakan ajang sosialisasi dan praktek langsung para trainee sebagai trainer. Pada kegiatan ini trainee mempresentasikan materi yang diperoleh selama pelatihan TOT kepada para peserta VEEW yang berasal dari seluruh perguruan tinggi yang pengampu program studi kedokteran hewan (IPB, UGM, UNAIR, UDAYANA, UNSYAH, UNHAS, UB, UNDANA, UNWIKU, dan UNTB), dinas provinsi (Jabar, Banten) dan MUI dengan total peserta sebanyak 68 orang. Pada workshop ini FKH IPB mengirimkan peserta sebanyak sepuluh orang.  Selain oleh trainee TOT, materi workshop juga diberikan oleh Dr Rastilav Kolesar dari OIE (Office International des Epizooties, World Organization for Animal Health) sebagai pelatih TOT yang memberikan satu chapter workshop dengan judul New Development of Slaughter.

Disamping kegiatan presentasi, VEEW juga dilakukan diskusi panel pada setiap akhir sesi presentasi.  Diskusi yang cukup menarik diantaranya adalah pada saat materi penyembelihan dengan menggunakan pemingsanan/stunning. Hal ini menjadi menarik karena sampai saat ini stunning masih menjadi perdebatan terutama berkaitan dengan prinsip penyembelihan yang halal. Dalam diskusi ini peserta workshop lebih banyak menanyakan mengenai stunning sehubungan dengan banyaknya masyarakat yang mempertanyakan kehalalan daging yang dipotong dengan metode stunning.

TOT Implementasi Kesejahteraan Hewan

TOT sendiri telah berlangsung sejak 31 oktober 2012 yang telah dilaksankan di Bogor,Bandung, Tanggerang, Tasikmalaya dan Subang. Kegiatan yang dimotori oleh Direktorat Kesmavet dan Pascapanen Departemen Pertanian RI bekerjasama dengan FKH-IPB dan OIE bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan implementasi kesejahteraan hewan terutama di rumah potong hewan termasuk selama proses transportasi.  FKH IPB diwakili dua orang staf pengajar yaitu Drh Fadjar Satrija MSc.,PhD dan drh Supratikno MSi, PAVet sebagai calon trainer. Peserta TOT dari institusi lain diantaranya adalah drh Ira Firgorita dan Drh Andi MM Hidayat dari DEPTAN, Drh Indriantari dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Barat dan Drh Rina Herviana  dari Dinas Provinsi Banten. Bertindak sebagai Observer pada kegiatan TOT adalah Ir. Sutrisno Jatmoko dari Dinas Peternakan Jawa Tengah dan Ir. Robby Agustiar. Selama TOT para peserta dilatih untuk menjadi Trainer dengan materi utama mengenai konsep stress dan distress, animal welfare, perilaku ternak, handling  ternak, transportasi, penampungan, penyembelihan dengan dan tanpa pemingsanan, serta desain dari peralatan mulai dari truk, lairage, gangway, restraining box dan rumah potong hewan.

 

Fakultas Kedokteran Hewan

Internal Link IPB

Eksternal LINK

Agenda

Berita Sebelumnya