Hj. Mirnawati B. Sudarwanto, Drh. Dr. Prof

Departemen
Ilmu Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner
Bagian
Kesehatan Masyarakat Veteriner
This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
Latar Belakang Pendidikan
- Institut Pertanian Bogor/Indonesia/1974 (S1)
- Justus Liebig Universität/Jerman/1982 (S3)
Kepakaran
- Higiene Pangan
- Mikrobiologi Pangan
- Mastitis
Riset Interest
- Keamanan pangan
- Mastitis
Publikasi
Hermawati D, Mirnawati Sudarwanto, S.Tjokro Soekarto,Zakaria F. Fajar Tjatur Rasa F.S (2004). Aktivitas Antimikroba Pada Susu Kuda Sumbawa. Jurnal Teknologi & Industri Pangan PATPI Bekerjasama dengan Dep.Teknologi Pangan dan Gizi Fateta IPB, Vol.XV, No 1:47-53
Sanjaya,AW. I.W.T Wibawan, M.Sudarwanto, S Widodo, H.Enbergs (2 Using Homeopathica drug combination at Peripartal phase in preventing bo Subclinical Mastitis. Medical Journal Of Indonesia,Vol 13 (4):221-226
Hadri Latif,M.Sudarwanto, AW.Sanjaya,E.Usleber (2004). Analisis Residu Antibiotika Pada Susu Bubuk dengan Menggunakan Beberap Metode Pengujian. Forum Pascasarjana,SPs IPB.Vol 27, No 1:41-51.
Suryono,Adi Sudono,Mirnawati Sudarwanto,Anton Apriyantono (2005). Studi Pengaruh Penggunaan Bifidobakteria Terhadap Flavor Yoghurt Jurnal Teknologi &Industri Pangan PATPI bekerjasama dengan Dep. Teknologi Pangan dan Gizi Fateta-IPB, Vol XVI No 1:62-70.
Naufalin.R, BSL Jenie,F.Kusnandar,M.Sudarwanto,HS Rukmini (2005). Aktifitas Antibakteri Ekstrak Bunga Kecombrang Terhadap Bakteri pathogenDan Perusak Pangan. Jurnal Teknologi dan Industri Vol XVI, (2): 119-125
Zschoeck,M., A.Nesseler, M.Sudarwanto (2005). Evaluation of Six Commercial Identification Kit for the identification of Staphylococcus aureus Isolated from bovine Mastitis. Journal Of applie Microbiology 205,98:450-455
Ira Ramadhani,M.Sudarwanto, I.W.T.Wibawan,E.Usleber (2005). Tingkat Kejadian Mikotoksin pada Makanan Bayi Asal Indonesia .Forum Pascasarjana,SPs IPB.Vol 27 No 2:97-108.
Rifda Naufalin, Betty Sri Laksmi Jenie, Feri Kusnandar,Mirnawati Sudarwanto Herastuti Sri Rukmini (2006). Pengaruh pH, NaCL dan Pemanasan terhadap Stabilitas, Antibakteri Bunga Kecombrang dan Aplicasinya Pada Daging Sapi Giling. Jurnal Teknologi & Industri Pangan. PATPI Bekerjasama dengan Departemen Teknologi Pangan Fateta-IPB. Vol XVII No. 3: 197-203.
Razali,Denny WL, S.Agungpriyono, M.Sudarwanto (2007) Pengujian Kualitas Daging Ayam Bangkai Ditinjau dari Beberapa Parameter Nilai Biologis. Forum Pascasarjana,SPs IPB.Vol.30 No.1:71-80.
Widagdo SN,Mirnawati S, Denny WL, Rochman N, Surachmi S, AA HassanE.Usleber.(2008) Deteksi mycobacterium Avium Subspesies Paratuberkulosis Pada Susu Formula Lanjutan di Bogor.Jurnal Teknologi & Industri Pangan PATPI Bekerjasama dengan FATETA Vol.XIX, No 1:19-24.
Sudarwanto,M, E.Sudarnika (2008). Hubungan antara pH Susu dengan Jumlah Sel Somatik sebagai ParameterMastitis Subklinik. Media Peternakan Vol.31, No.2:107-113.
Widagdo SN, Mirnawati S, Denny WL, Rochman N, AA Hasan, E.Usleber (2008). Detection of Mycobacterium Avium Subspecies Paratuberculosis in Formula Milk from Bogor Using PCR IS 900. Medical Journal of Indonesia, Vol. 17 No 3:183-187
Maya Purwanti, M.Sudarwanto, Winniati P, AW Sanjaya(2008). Pertumbuhan Bacillus cereus dan Clostridium perfringens pada Makanan Tambahan Pemulihan bagi Balita Penderita Gizi Buruk. Forum Pasca Sarjana SPs IPB,Vol.31 No.4.
Nurliana,M.Sudarwanto,Lisdar I Sudirman, A.W.Sanjaya (2008). Pengujian Awal Aktifitas Antibakteri dari Minyak Pliek U dan Pliek U:Makanan Tradisional Aceh Jurnal Kedokteran Hewan, Vol. 2 No 2: 150-156.
Maya Purwanti, M.Sudarwanto, Winniati P., AW Sanjaya (2008) Pengetahuan,Sikap dan Perilaku Ibu terhadap Keamanan Makanan TambahanPemulihan yang dikonsumsi Balita Penderita Gizi Buruk. Jurnal Penyuluhan Pertanian, Vol.3 No 1: 1-14.
| < Prev | Next > |
|---|
Fakultas Kedokteran Hewan


Departemen FKH
AFF
IPHK
Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang mikrobiologi, parasitologi, imunologi, epidemiologi dan kesehatan hewan masyarakat veteriner (hygiene pangan asal hewan, sanitasi dan zoonosis) untuk kepentingangan pengendalian penyakit hewan, lingkungan, dan masyarakat. Departeme ini memiliki 3 (tiga) bagian, yakni: Bagian Parasitologi dan Entomologi Kesehatan, Bagian Mikrobiologi Medik, dan Bagian Kesehatan Masyarakat veteriner.
KRP
Memiliki mandat pengembangan IPTEKS dalam bidang kemajiran klinik, reproduksi, kebidanan, kemajiran, patologim dan farmasi untuk peningkatan populasi, manajemen kesehatan, diagnose, dan tindakan pengobatan. Departemen ini memiliki 4 (empat) Bagian dan 1 (satu) Sub Bagian, yakni: Bagian Penyakit Dalam, dan Sub Bagian Farmasi, Bagian Bedah dan Radiologi, Bagian Reproduksi dan kebidanan, dan Bagian Patologi.









