Sri Estuningsih, Drh. MSi. Dr

Departemen
Klinik, Reproduksi dan Patologi
Bagian
Patologi
This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
Latar Belakang Pendidikan
- Institut Pertanian Bogor, Indonesia, 1988, Kedokteran Hewan (S1)
- Institut Pertanian Bogor, Indonesia, 1998, Kultur Jaringan dan Mikrobiologi (S2)
- Institut Pertanian Bogor, Indonesia, 2001, Patologi dan Mikrobiologi (S3)
Kepakaran
Veterinary Patholgy
Riset Interest
- In vivo assay on immunostimulant property of Virgin Cocconut Oil, Pandanus conoidales
- Pathogenicity and Pathogenesis of Enterobacter (Chronobacter) sakazakii isolated from infant formula using mouse as model
- Developing of Irradiated Streptococcus agalactia isolated from subclinical mastitis for vaccine candidate against Bovine subclinical mastitis.
- Study on the corelation between Candida albicans with immunosupression broiler chicken.
Publikasi
S. Estuningsih, , C. Holtkötter, Hassan, A., Ö. Akineden E. Schneider, und E. usleber. 2006. Enterobacteriaceae in Dehydrated Powdered Infant Formulae Manufactured in Indonesia and Malaysia. Journal of Food protection, Vol 69, No. 12, Pages 3013 -3017
Hassan, A. A., Ö. Akineden E., C. Holtkötter S. Estuningsih, E. Schneider, und E. usleber. 2007. Characterization of the gene encoding the 16S rRNA of Enterobacter sakazakii and development a species specific PCR method. International Journal of Food microbiology 116 : 214 -220
S. Estuningsih and N. Abdullah Sani. Chapter 8 : Powdered Infant Formula in developing and other Countries – Issues and Prospect. Pp :221-234. ASM (American Association of Microbiology) Press : Emerging Issues in Food Safety Enterobacter Sakazakii. Edited by Jeffrey M. Farber and Stephen J. Forsythe. Washington DC.
| < Prev | Next > |
|---|
Fakultas Kedokteran Hewan


Departemen FKH
AFF
IPHK
Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang mikrobiologi, parasitologi, imunologi, epidemiologi dan kesehatan hewan masyarakat veteriner (hygiene pangan asal hewan, sanitasi dan zoonosis) untuk kepentingangan pengendalian penyakit hewan, lingkungan, dan masyarakat. Departeme ini memiliki 3 (tiga) bagian, yakni: Bagian Parasitologi dan Entomologi Kesehatan, Bagian Mikrobiologi Medik, dan Bagian Kesehatan Masyarakat veteriner.
KRP
Memiliki mandat pengembangan IPTEKS dalam bidang kemajiran klinik, reproduksi, kebidanan, kemajiran, patologim dan farmasi untuk peningkatan populasi, manajemen kesehatan, diagnose, dan tindakan pengobatan. Departemen ini memiliki 4 (empat) Bagian dan 1 (satu) Sub Bagian, yakni: Bagian Penyakit Dalam, dan Sub Bagian Farmasi, Bagian Bedah dan Radiologi, Bagian Reproduksi dan kebidanan, dan Bagian Patologi.









