Pemeriksaan Kesehatan Hewan dan Daging Kurban di Wilayah DKI Jakarta

Pemeriksaan kesehatan hewan dan daging kurban 1433 H merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor (FKH IPB) yang salah satunya bekerja sama dengan Dinas Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta. Wilayah yang dilibatkan merupakan keseluruhan kotamadya termasuk Kepulauan Seribu. Kegiatan ini dilaksanakan pada 26 Oktober 2012 yang bertepatan dengan Hari Raya Iedul Adha kecuali untuk daerah Kepulauan Seribu yang dilakukan pada H-1 yaitu 25 Oktober 2012. Pelaksanaan kegiatan untuk daerah Kepulauan Seribu sengaja dilakukan dari sehari sebelum hari raya dikarenakan jarak lokasi yang belum tentu dapat tercapai dalam satu hari dan terkait dengan kondisi cuaca dalam perjalanan menuju daerah tersebut.

 

Pemeriksaan kesehatan hewan dan daging kurban 1433 H merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor (FKH IPB) yang salah satunya bekerja sama dengan Dinas Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta. Wilayah yang dilibatkan merupakan keseluruhan kotamadya termasuk Kepulauan Seribu. Kegiatan ini dilaksanakan pada 26 Oktober 2012 yang bertepatan dengan Hari Raya Iedul Adha kecuali untuk daerah Kepulauan Seribu yang dilakukan pada H-1 yaitu 25 Oktober 2012. Pelaksanaan kegiatan untuk daerah Kepulauan Seribu sengaja dilakukan dari sehari sebelum hari raya dikarenakan jarak lokasi yang belum tentu dapat tercapai dalam satu hari dan terkait dengan kondisi cuaca dalam perjalanan menuju daerah tersebut.

FKH IPB menyiapkan sekitar 310 petugas pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban termasuk mahasiswa dan dosen yang terbagi berdasarkan kebutuhan masing-masing kotamadya yaitu 42 petugas untuk daerah Jakarta Pusat, 60 petugas untuk daerah Jakarta Utara, 73 petugas untuk daerah Jakarta Timur, 70 petugas untuk daerah Jakarta Selatan, 57 petugas untuk daerah Jakarta Barat, dan 8 petugas untuk daerah Kepulauan Seribu. Mahasiswa yang bertugas menjadi pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban merupakan mahasiswa tingkat pertama hingga tingkat akhir, mahasiswa Program Pendidikan Dokter Hewan (PPDH), mahasiswa Pascasarjana (S2 dan S3) serta dosen.

Pelepasan petugas pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban dilakukan sebelum pelaksanaan kegiatan pada setiap balaikota di DKI Jakarta dan kantor gubernur. Perwakilan dari FKH IPB termasuk Dekan dan Wakil Dekan mengikuti acara pelepasan bersama Gubernur DKI Jakarta, Ir. H. Joko Widodo. Penyematan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah DKI Jakarta dilakukan dengan memberikan jas laboratorium, tanda pengenal petugas pemeriksa, dan pisau kepada 5 orang perwakilan petugas pemeriksa yang di antaranya 2 orang dari Dinas Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta, 2 orang mahasiswa FKH IPB, dan 1 orang anggota Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI).

Kegiatan pemeriksaan kesehatan meliputi antemortem dan postmortem. Sebagian besar daerah di Jakarta melaksanakan pemotongan hewan kurban pada H+1 karena Iedul Adha bertepatan dengan hari Jum’at sehingga dikhawatirkan dapat mengganggu aktivitas shalat Jum’at. Hal ini tidak sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, tetapi ada juga beberapa wilayah yang melaksanakannya pada hari H. Namun, hal ini tidak menghambat aktivitas petugas pemeriksa hewan kurban untuk melakukan pemeriksaan baik hanya antemortem saja ataupun dengan postmortem.

Kejanggalan yang sering ditemukan pada pemotongan hewan kurban antara lain penyembelihan yang masih belum memenuhi syari’ah Islam, penumpukan hewan yang telah mati sebelum dikuliti, adanya panitia yang memakai alas kaki di atas alas pemotongan daging, tidak terdapatnya lubang tempat penampungan darah pada daerah tertentu, masih ada penyatuan antara daging dan jeroan dalam satu kantung plastik dan pemotongan dilakukan di pinggir jalan. Selain itu ada juga hewan kurban yang belum memenuhi syarat umur hewan kurban yang seharusnya.  Kelainan yang sering ditemukan pada saat pemeriksaan antemortem adalah: banyak ditemukan kasus fascioliosis pada hati sapi. 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *