Tentang FKH IPB Program Studi Fasilitas Kehidupan Kampus Mahasiswa FKH IPB

Lepas Sambut Dekan FKH Periode 2021-2025

[et_pb_section fb_built=”1″ _builder_version=”4.7.0″ _module_preset=”default”][et_pb_row _builder_version=”4.7.0″ _module_preset=”default”][et_pb_column type=”4_4″ _builder_version=”4.7.0″ _module_preset=”default”][et_pb_text _builder_version=”4.7.0″ _module_preset=”default” hover_enabled=”0″ sticky_enabled=”0″]

Momentum untuk Terus Maju Menjadi Lebih Baik

Awal tahun 2021 ini ditandai dengan pergantian beberapa Dekan di lingkungan IPB University, di antaranya FKH, FPIK, Fapet, Fateta, dan FMIPA. Dekan FKH terpilih, Prof. Deni Noviana, akan melanjutkan kepemimpinan dekan sebelumnya Prof Srihadi Agungpriyono, untuk masa jabatan 2021-2025. Proses serah terima jabatan telah dilaksanakan pada Jumat (29/1) pagi di IPB dan dilanjutkan siangnya dengan acara Lepas Sambut di fakultas yang keduanya dilaksanakan secara daring.

“FKH IPB sebagai fakultas kedokteran hewan yang tertua memiliki keilmuan yang kuat dan sumberdaya dosen yang luar biasa,” jelas Prof Srihadi di awal sambutannya. Dekan yang telah menjabat selama dua periode ini lalu memaparkan beberapa poin penting yang perlu dipoles lebih lanjut. Pertama, tata-kelola manajemen berbasis penjaminan mutu sangat diperlukan dan penerapan ISO 9001 telah mulai menunjukkan banyak perbaikan di lini manajerial akademik.

Kedua, potensi FKH IPB perlu diperkenalkan ke dunia internasional. FKH IPB telah berperan aktif di berbagai asosiasi tingkat ASEAN, Asia, bahkan di World Veterinary Association. Pembukaan kelas internasional, selain melanjutnya tradisi FKH yang sejak dulu telah menerima mahasiswa asing dari Malaysia, juga agar memudah dikenal oleh orang luar, memantau indikator capaian, serta memberikan kesempatan mahasiswa lokal untuk berkomunikasi dan bersosialisasi dengan mahasiswa asing. Proses rekognisi dan akreditasi internasional melalui akreditasi ke EAEVE (The European Association of Establishments for Veterinary Education) harus terus dikawal untuk diwujudkan.

 Ketiga, keilmuan kedokteran hewan yang kaya sub-bidang ilmu memerlukan penyederhanaan tata kelola prodi pascasarjana menjadi hanya satu prodi dengan berbagai peminatan. Penyusunan rencana tata kelola berbasis Sekolah sesuai Statuta IPB dan pembukaan program spesialis merupakan poin-poin yang juga diharapkan dapat dilanjutkan di masa kepemimpinan dekan baru.

 Di akhir sambutannya, Prof Srihadi, yang juga merupakan dosen di Departemen AFF ini, menyampaikan kegembiraannya atas terpilihnya Prof Deni sebagai dekan baru FKH. Menurutnya, FKH IPB memerlukan seseorang yang muda, milenial, energik, kreatif, dan inovatif untuk memimpin kita semua melakukan terobosan-terobosan besar, dan Prof Deni merupakan sosok yang tepat. Tak lupa ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran pimpinan fakultas, departemen, senat, serta seluruh dosen dan tenaga kependidikan atas segala bantuan dan dukungan selama ia menjabat dekan.

 Acara diselingi dengan penyerahan Memorandum Akhir Jabatan dan Laporan FKH Tahun 2020 dari dekan lama ke dekan baru. Prof Deni, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Dekan sebelumnya atas capaian yang luar biasa FKH IPB selama ini. Sumber daya manusia yang dimiliki oleh FKH sangatlah baik dan akan terus dikelola dengan baik. Dosen Departemen KRP ini juga menyampaikan keinginannya untuk mewujudkan akreditasi internasional yang sudah diinisiasi oleh dekan sebelumnya. Selain itu, ia akan melanjutkan perubahan dari fakultas ke bentuk Sekolah Kedokteran Hewan. Tak lupa, Direktur RSHP ini menyampaikan permintaan kerjasama dan sinergi dari semua pihak untuk kemajuan fakultas ke depan. “Manusia itu menunggu dua waktu, yaitu waktu kematian dan waktu sholat. Kita hanyalah diminta bekerja dengan sebaik-baiknya di antara kedua waktu menunggu tersebut,” pungkas Prof Deni di akhir sambutannya.

 Ketua Senat, Prof Bambang Purwantara mengawali sambutannya dengan menyampaikan,” Hari ini adalah hari yang sangat membahagiakan. Saya telah mengenal Prof Deni sejak dekan baru ini masih mahasiswa, ketika itu saya menjabat Pembantu Dekan III bidang kemahasiswaan.” Prof Bambang berharap keberhasilan yang sudah ada agar bisa dapat diteruskan. Prof Bambang mengingatkan pekerjaan rumah bagi semua civitas academica FKH IPB ialah akreditasi internasional, pembelajaran daring yang harus dilaksanakan dengan teknologi informasi, dan juga percepatan proses kenaikan pangkat. “Proses kenaikan pangkat perlu didorong tidak hanya pada jabatan Guru Besar saja, tetapi pada semua jenjang jabatan fungsional yang ada,” tambahnya. “Selamat purna bakti untuk Prof Srihadi dan terima kasih atas segala interaksi yang indah antara Dekanat dan Senat. Semoga hal ini bisa dilanjutkan pada periode kepemimpinan dekan berikutnya. Semoga FKH IPB semakin maju,” ucapnya sambil mengakhiri sambutan.

 Acara lepas sambut dilanjutkan dengan penyerahan kenang2an oleh Prof Bambang kepada Prof Srihadi. Acara ditutup dengan pembacaan doa oleh Wadek Akademik dan Kemahasiswaan, Prof Agus Setiyono. (km)

 

[/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]