Tentang Kami Program Studi Fasilitas Layanan Kehidupan Kampus Direktori Mahasiswa Event Kontak Akreditasi

Mata Kuliah Radiologi Veteriner Mendapatkan Hibah Kompetisi Inovasi Pembelajaran – Merdeka Belajar Kampus Merdeka (HKIP-MBKM)

Dua Mata Kuliah (MK) pada Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) IPB University mendapatkan Hibah Kompetisi Inovasi Pembelajaran-Merdeka Belajar Kampus Merdeka (HKIP-MBKM) yang diadakan pada Selasa, 16 November 2021. Sebanyak 39 Mata Kuliah se-IPB yang mengikuti program hibah tersebut, kemudian diseleksi kembali menjadi 34 Mata Kuliah. Setelah melalui proses penyeleksian, diumumkanlah 10 Mata Kuliah yang dapat HKIP-MBKM, 2 diantaranya adalah Mata Kuliah Radiologi Veteriner, dan Sediaan Umum & Farmasi. 

Tim pengajar pada MK Radiologi Veteriner ini adalah drh. Dwi Utari Rahmiati, M.Si, drh. Rr. Soesatyoratih, M.Si, Dr. drh. Gunanti, MS, drh. R. Harry Soehartono, M.App.Sc, PhD, drh. Budhy Jasa Widyananta, M.Si dan Prof. drh. Deni Noviana, PhD DAiCVIM yang merupakan koordinator MK.

Inovasi yang dilakukan dalam MK ini adalah menggunakan sosial media yaitu Instagram dan YouTube. Metode pembelajaran menggunakan sosial media ini dilakukan berdasarkan quick survey yang menyatakan 42,85% kepuasan terhadap media pembelajaran dan 50% pemahaman terhadap materi pembelajaran praktikum. Selain itu worldwide survey menyatakan sosial media yang paling banyak digunakan yaitu Instagram dan Youtube, oleh karena itu MK Radiologi Veteriner menjadikan media sosial Instagram dan YouTube sebagai media pembelajaran. Tujuan dari inovasi pembelajaran MK Radiologi Veteriner ini adalah meningkatkan keinginan dan motivasi belajar mahasiswa terhadap mata kuliah Radiologi Veteriner dengan memanfaatkan media sosial yang sering diakses oleh mahasiswa. Selain itu, harapan lainnya juga agar pengalaman belajar mahasiswa menjadi baik dan tercapainya kompetensi pembelajaran pada MK tersebut. 

Implementasi inovasi pada Instagram ini adalah:

  1. The feed feature digunakan untuk memberikan informasi kasus, pengayaan kasus, dan diskusi kasus.
  2. The story feature digunakan untuk evaluasi kualitatif pembelajaran.
  3. The like feature digunakan untuk memantau aktivitas mahasiswa melalui partisipasi siswa yang mengomentari postingan feed di Instagram.
  4. Direct Message feature memantau aktivitas mahasiswa sebagai peserta kuis di feature story sebagai evaluasi kualitatif pembelajaran.

Keunggulan inovasi pembelajaran menggunakan Instagram ini adalah Instagram sangat user friendly dan easily access, the feed feature sangat sesuai dengan x-ray images, stimulus pembelajaran akan diberikan melalui Instagram, adanya fitur highlight dan archive dapat dimanfaatkan, fitur story untuk mengevaluasi secara populasi dan kualitatif.

Sedangkan untuk penggunaan YouTube sebagai media pembelajaran yaitu dengan Camera Assisted dengan dua perangkat (1 kamera fokus pada tindakan dan 1 kamera untuk zoom) dan Zoom Virtual Meeting yang disambungkan ke YouTube. Implementasi pada YouTube pun menambah jumlah alternatif media pembelajaran, dapat dipelajari ulang dilain waktu, dan streaming melalui YouTube akan menghasilkan video & gambar dengan resolusi yang lebih jelas dan lebih baik.

Keunggulan inovasi pembelajaran menggunakan YouTube ini adalah membantu mahasiswa untuk mendapatkan video pembelajaran yang lebih jernih dan dapat membayangkan prosedurnya, YouTube juga sangat user friendly dan easily access, serta menciptakan kegiatan belajar yang aktif dan komunikatif. 

Harapan dilakukannya inovasi pembelajaran melalui media sosial baik Instagram maupun YouTube yaitu agar terbentuknya kemudahan akses pada media pembelajaran, meningkatkan paparan mahasiswa terhadap bahan ajar, menjadi kebiasaan, dan stimulasi semangat belajar.