Tentang Kami Program Studi Fasilitas Layanan Kehidupan Kampus Direktori Mahasiswa Event Kontak Akreditasi

Selayang Pandang

Institut Pertanian Bogor adalah perguruan tinggi yang menghasilkan inovasi-inovasi yang kualitasnya diakui secara nasional maupun internasional.  Selama sepuluh tahun berturut-turut (tahun 2010-2020), Inovasi IPB adalah yang  terbanyak diantara perguruan tinggi lain di Indonesia berdasarkan hasil penilaian Business Innovation Center – Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI dalam Inovasi Indonesia Paling Prospektif (sebanyak 40 persen).

Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor (FKH IPB) merupakan fakultas kedokteran hewan pertama dan tertua di Indonesia. FKH IPB bertekad dan terus berupaya untuk menjadi salah satu fakultas kedokteran hewan dengan mutu dan kualitas pelaksanaan pendidikan yang setara dengan standar internasional. Keberhasilan FKH IPB dengan segala capaiannya tidak lepas dari peran kepemimpinan dekan-dekan IPB sebelumnya. Sejarah kepemimpinan IPB dari masa ke masa adalah sebagai berikut:

  1. Prof Dr Soetrisno D. Poesponegoro (1956-1960)
  2. Prof Dr I Titus (1956-1960)
  3. Prof Dr A. I. Darman (1960-1963)
  4. Prof Dr Soewondo Djojosoebagio (1967-1971)
  5. Prof Dr H Tb. Achjani Atmakusuma (1972-1974)
  6. Prof Dr R. Soenarjo Sastrohadinoto (1974-1978)
  7. Prof Dr Soewondo Djojosoebagio (1978-1983)
  8. Prof Dr drh. Djokowoerjo K. Sastradipradja (1983-1986)
  9. Prof Dr drh R. Achmad Muchlis, MSc (1986-1989)
  10. Prof Dr drh. Singgih Harsojo Sigit (1989-1992)
  11. Prof Dr drh H. Emir A. Siregar, SKM (1992-1999)
  12. Prof Dr drh Fachriyan Hasmi Pasaribu (1999-2003)
  13. Dr drh Heru Setijanto, PAVet(K) (2003-2007)
  14. Prof Dr drh I Wayan Teguh Wibawan, MS (2007-2011)
  15. Prof drh Srihadi Agungpriyono, PhD, PAVet(K), DACCM (2011-2021)
  16. Prof drh Deni Noviana PhD, DAiCVIM (2021-sekarang)

Foto Dekan

Visi

Mewujudkan program studi kedokteran hewan dan biomedis yang unggul berbasis riset inovatif dalam pengembangan sumberdaya manusia dan IPTEKS untuk menghasilkan lulusan yang berdaya saing tinggi di tingkat global pada tahun 2026.

Misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan kedokteran hewan dan biomedis yang inovatif berbasis kompetensi (innovative education) dan berpusat pada pembelajar (student-centered) dalam jenjang sarjana, pasca sarjana, profesi dan spesialis dokter hewan untuk menghasilkan lulusan yang sigap menghadapi perkembangan technology (technology changing) dan tantangan masa depan (future-ready)
  2. Mempromosikan pola pembelajaran seumur hidup (lifelong learning) dan memfasilitasi perolehan pengetahuan dan keterampilan baru melalui pengembangan pendidikan profesional berkelanjutan (continuing professional development) CPD.
  3. Membangun budaya profesional yang dapat beradaptasi, menginspirasi inovasi, dan membangun pola pikir kewirausahaan (techno-socio entrepreneurship) untuk mendukung terselenggaranya pembangunan nasional berkelanjutan melalui kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat (community service) yang berkualitas.
  4. Memperluas pengaruhnya sebagai institusi pendidikan yang terpercaya dan dihargai oleh seluruh stakeholder serta berperan dalam peningkatan taraf hidup masyarakat melalui bidang kesehatan hewan, peternakan dan biomedis melalui harmonisasi hubungan kesehatan hewan, manusia, dan lingkungan (one health).

Tujuan

  1. Menghasilkan sarjana, master, doktor,  dokter hewan dan dokter hewan spesialis yang terampil, berintegritas, kompeten dan memenuhi Standar Kompetensi Dokter Hewan Indonesia, Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) bidang Kedokteran Hewan dan biomedis, serta Day-1 Competencies of Graduating Veterinarians dari Office International des Epizooties (OIE)/ world Organisation for Animal Health  .
  2. Menyediakan berbagai kegiatan (continuing professional development) CPD yang terstruktur secara mandiri maupun bekerja sama dengan organisasi profesi dan mitra lain yang terkait.
  3. Mengembangkan berbagai penelitian dasar, terapan dan strategis yang inovatif dengan semangat kewirausahaan untuk mendukung pembangunan nasional secara berkelanjutan.
  4. Mengimplementasikan penemuan-penemuan di bidang kesehatan hewan, peternakan dan biomedis untuk kesejahteraan manusia, hewan, dan lingkungan.

Sasaran

Sasaran pendidikan program studi kedokteran hewan dan biomedis adalah menghasilkan sarjana, master, doktor,  dokter hewan dan dokter hewan spesialis yang terampil, memiliki integritas dan kompeten dalam mengemban tugas yang terkait dengan kewenangan medis veteriner dalam bidang (1) manajemen dan sistem kesehatan hewan, (2) pengawasan keamanan dan mutu produk asal hewan, (3) serta biomedis.

FKH IPB Identity:

IPB didirikan pada tanggal 1 September 1963 sebagai wujud pemikiran yang visioner dari pemimpin bangsa dan mereka yang peduli dengan pendidikan tinggi pertanian agar bangsa besar ini mempunyai perguruan tinggi kelas dunia yang memiliki kompetensi dalam bidang pertanian, biosains, dan berbagai bidang yang terkait.  Hal ini ditujukan untuk memperkuat ketahanan pangan, bioenergi, penciptaan lapangan kerja, pengentasan kemiskinan, dan menjaga lingkungan hidup. Lahirnya IPB pada tanggal 1 September 1963 berdasarkan keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan (PTIP) No. 91/1963 yang kemudian disyahkan oleh Presiden RI Pertama dengan Keputusan No. 279/196. 

Tahun 1965, Presiden Republik Indonesia mengganti Surat Keputusan Menteri PTIP No. 91 tahun 1963 dengan Keputusan Presiden No. 279 tahun 1965. Keputusan ini menetapkan bahwa IPB terdiri dari 6 fakultas, yaitu: Pertanian, Kedokteran Hewan, Perikanan, Peternakan, Kehutanan, dan Teknologi Pertanian.

Tagline:

“To Harmonize Animal, Human and Environment Health”

Rencana Strategis:

  1. Rencana Strategis IPB 2008-2013
  2. Rencana Strategis IPB 2014-2018
  3. Rencana Strategis IPB 2019-2023
  4. Statuta IPB
  5. Tujuh Budaya IPB